Persiapan Hari Tua Dengan Asuransi

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk mempersiapkan masa pensiun masih tergolong rendah. Tidak heran jika memasuki 2020 ini jumlah generasi sandwich semakin bertambah banyak.

Generasi sandwich adalah sebutan bagi individu yang tidak hanya menanggung biaya hidup ia dan keluarga inti, namun juga orang tua dan bahkan kerabat terdekatnya. Jangan biarkan anak-anak Anda menjadi generasi sandwich selanjutnya, dengan lebih mempersiapkan masa tua salah satunya memiliki asuransi pensiun.

Salah satu program asuransi hari tua adalah asuransi pensiun yaitu produk proteksi yang melindungi tertanggung dari berbagai resiko finansial yang menimpa ketika ia memasuki masa pensiun. Asuransi jenis ini juga kerap disebut sebagai Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

Secara umum DPLK merupakan program pensiun bagi karyawan (pribadi) yang memberikan manfaat pensiun dengan tujuan menjaga keamanan finansial di mana pensiun untuk tertanggung dengan ahli warisnya.

Preminya dibayar bulanan dalam jangka waktu tertentu dan dapat dicairkan sesuai dengan kesepakatan antara pemegang polis dan perusahaan asuransi.

Setiap perusahaan asuransi menentukan premi dan uang pertanggungan yang beragam, namun biasanya menetapkan batas maksimal proteksi hingga pemegang polis mencapai usia 100 tahun. Adanya asuransi menjamin masa tua tertanggung tidak membebani siapapun karena sudah menjadi tanggungan pihak asuransi

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi jiwa berjangka ini memberi perlindungan kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu saja. Biasanya jangka waktu yang ditawarkan mulai dari 5, 10, atau 20 tahun.

Premi asuransi ini cenderung ringan, dan cocok bagi Anda yang memerlukan perlindungan jangka panjang.Namun disisi lain asuransi jiwa berjangka juga menyisakan sejumlah dilema yakni tertanggung beresiko kehilangan premi jika tidak melanjutkan kontrak asuransi.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Asuransi jiwa jenis seumur hidup  ini memberikan proteksi seumur hidup untuk tertanggung. Namun rata-rata perusahaan asuransi menetapkan batasan usia pertanggungan hanya 100 tahun.

Salah satu keunggulan dari asuransi jiwa seumur hidup ini adalah tidak ada skema uang hangus, saat kontrak berakhir uang pertanggungan akan diberikan utuh.

Karena itulah biasanya premi untuk jenis asuransi ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan asuransi jiwa berjangka. Asuransi jenis ini juga dapat dialihfungsikan menjadi dana pensiun.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)

Asuransi yang menawarkan dua manfaat, yaitu sebagai asuransi jiwa  sekaligus tabungan. Pemegang polis dapat memperoleh nilai tunai dari premi asuransi yakni berupa uang pertanggungan, namun tetap bisa menarik polis asuransi dalam waktu tertentu sebelum masa kontrak berakhir.

4. Asuransi Jiwa Unit Link

Jenis asuransi yang menawarkan perlindungan jiwa sekaligus manfaat investasi yang menjanjikan keuntungan di masa depan. Pemegang polis tidak hanya mendapatkan uang pertanggungan namun juga imbal hasil dari sejumlah investasi yang dikelola oleh unit link.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *